Mengejar Hidayah

Barangkali bagi sebagian orang, tobat itu identik dengan hanya mengucapkan “Astaghfirullah” atau sejenisnya. Atau lebih buruk lagi, hanya sekedar formalitas belaka agar bisa menenangkan hati mereka sehingga bisa bersembunyi dari dosa dan konsekuensi kelalaian.

Tapi bagi gua, taubat itu benar-benar nggak mengulangi kelalaian untuk yang kesekian kalinya. Taubat itu tidak serendah makna formalitas, tidak sebatas ucapan istighfar. Tapi taubat adalah tersadarnya hati yang lupa, hidupnya hati yang mati, dan sembuhnya hati yang sakit karena siraman hidayah Allah swt. Berawal dari hati, kelalaian-kelalaian itu pun tergantikan oleh keutamaan.

Seringkali gua merasakan adanya keinginan untuk kembali ke jalan yang benar, tetapi keinginan tersebut masih sering dikalahkan, hingga gua menemukan ayat :

Dan orang-orang yang berjihad (untuk mencari keridhoan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” Al-Ankabut : 69

Artinya gua yakin, semakin kita bersungguh-sungguh, Allah pun akan semakin menambah petunjuk-Nya kepada kita semua. Amiin…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s