Touring ke Curug Malela

Assalamu’alaikum wrwb.

[Kamis, 17 Januari 2013]
Siapa sih yang nggak kenal curug malela? Sebenarnya di awal gw juga gak tau curug malela itu apaan :). Tapi yang jelas salah satu lokasi wisata air terjun di daerah Bandung Barat. Kata orang di internet, air terjun ini bak Niagara Falls di US, haha.. Makanya gw tertarik untuk turing ke sana, bareng teman-teman. Kebetulan juga masih masa-masa liburan kuliah..

Perjalanan kami mulai dari gerbang depan ITB, sekitar jam 8-nan. Mestinya sih cau jam 7, tapi ya begitulah. Kebetulan juga ada teman dari UI yang memang pengen kumpul dan jalan bareng. dan ternyata seorangnya sudah S.T. bro! Alhamdulillah… Seneng juga kembali kumpul dengan teman2 semasa kape [tag: boy, aci, inyong, arci, tomi, jen, tama, ferzy]

Lu mau tau rutenya kan? oke deh. Gw bakal jelasin rutenya, berhubung gw juga punya skill navigasi yang cukup andal, asal dibantu google maps dan perangkat lainnya :).

Rute

Intinya adalah gimana caranya lu bisa masuk Jalan Raya Batu Jajar. Jalurnya bisa 3 alternatif :

  1. Lewat Tol dan keluar di gerbang Tol Purbaleunyi.
  2. Lewat Tol dan keluar di gerbang Tol Baros, terus nembus lewat jalan Kerkhof.
  3. Lewat cimahi dan belok ke arah Baros, dan nembus seperti no.2.

Ini dia peta mbah google

1

Setelah nyampe di jalan Raya Batujajar, tinggal ikutin jalur utamanya sampai di daerah Bunijaya. Di sana ada petunjuk ke Malela untuk belok kanan, setelah itu perjalanan akan agak bingung karena jalanannya kecil, dan banyak cabang. Tapi keep on the primary track saja. Kualitas jalan dari batujajar ke bunijaya emang nggak bagus amat, alias banyak lubang-lubangnya. Tapi tenang, masih layak kok dikendarai mobil sekelas avanza.

Kami sampai di Bunijaya sekitar jam 11-an. Tinggal jalanan dari bunijaya ke Desa Cicadas – desa lokasi curug malela- memang cukup rusak. Pas mulai masuk jalan berbatu, di sana ada warung warga dan pos ojek. Nyampe jam 12-an di situ, kami ketemu warga dan “dipaksa” memakai ojek sampai lokasi curug karena kata mereka, jalannya bisa buat rusak mobil. Awalnya kami nggak percaya,  tapi berhubung kami belum tau medan, jadi maen “safe” sajalah… yowes, sembilan motor kami sewa dengan harga nego 50rb (PP, ditunggu, dipandu ke curug).

Ternyata memang jalannya dari batu-batu dan gw mau ngonfirmasi kalau emang gak baik maksain mobil masuk situ, kecuali emang mobil lu sekelas landrover, gk masalah. Gk seperti rekomendasi dari resume2 perjalanan dari blog orang, yang katanya mobil bisa masuk sampai gerbang lokasi wisata curug.

Curug Malela

Yap sekitar jam 13-an kami sampai di lokasi curug malela, yang mesti jalan kaki dulu sekitar setengah jam. Alamnya cukup indah, tapi sayang, kami ke sana pas musim ujan 🙂 jadilah airnya cokelat dan arusnya deras. Konon katanya, pernah ada yang terseret arus dan baru ditemukan dua hari kemudian… Na’udzubillah. Di sana kami foto-foto, makan, dan pulang. Tak lupa shalat di Mushola di perjalanan, untuk menghadap yang Maha Kuasa.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s